You are here
Home > Kesehatan > Asam Urat Gejala dan Cara Mengatasinya

Asam Urat Gejala dan Cara Mengatasinya

asam urat

Diagnosis & obat

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis penyakit asam urat?

Penyakit asam urat sering mengecoh karena sebagian besar gejalanya hampir sama dengan gejala penyakit lain. Terkadang, meski jumlah asam uratnya telah tinggi, tetapi tidak ada gejala encok yang muncul.  Maka dari itu, jika seseorang dicurigai mengalami asam urat, maka ada beberapa pemeriksaan yang dianjurkan untuk dilakukan, yaitu:

  • Tes cairan sendi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil cairan sendi yang bengkak menggunakan jarum suntik.
  • Tes darah. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah jumlah asam uratnya tinggi atau tidak di dalam darah.
  • Tes urin. Selain melakukan tes darah, zat kimia ini akan dilihat kadarnya di dalam urin Anda. Bila tidak normal, maka Anda sangat mungkin mengalami asam urat.
  • Rontgen dengan sinar-X. Penderita asam urat perlu melakukan rontgen untuk melihat lebih jauh penyebab peradangan yang terjadi pada sendi.
  • CT-scan. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi di mana lokasi tumpukan kristal berada, meskipun tidak menimbulkan gejala.

limau

Apakah obat asam urat bisa menyembuhkan penyakit ini?

Tidak ada obat asam urat yang bisa membuat seseorang terlepas dari penyakit ini selamanya. Meski begitu, jangan khawatir, obat asam urat bisa dikonsumsi untuk mengendalikan dan meringankan gejala yang muncul.

Jadi, jika Anda ingin terhindar dari serangan asam urat di masa depan, Anda harus patuh minum obat asam urat yang diresepkan oleh dokter dan menjalani kebiasaan hidup sehat.

Gejala yang muncul bisa diobati dengan mengonsumsi obat asam urat berikut:

  • Non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAIDs) untuk mengobati serangan asam urat mendadak dan parah. Contoh obat asam urat jenis ini yaitu ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan etoricoxib.
  • Steroid dapat digunakan sebagai obat asam urat alternatif selain NSAID. Obat jenis ini tersedia dalam bentuk oral maupun suntikan yang bisa langsung dimasukkan ke persendian. Contohnya, yaitu prednison dan methylprednisone.
  • Colchicine membantu mengurangi risiko kekambuhan. Dokter akan meresepkan obat asam urat ini, bila NSAID tidak cocok untuk Anda. Namun dalam beberapa kasus efek samping obat ini dapat menimbulkan diare, mual, dan kram perut.
  • Obat yang mengontrol tingkat asam urat dalam darah seperti allopurinol, probenesid, dan febuxostat.

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi jika Anda tidak minum obat asam urat?

Bila penderita asam urat tidak minum obat asam urat secara teratur, maka gejala yang dirasakan akan semakin parah. Bahkan, bukan tidak mungkin penyakit ini menimbulkan gangguan kesehatan lain, seperti:

  • Tophi. Kondisi ini ditandai dengan penumpukan kristal-kristal di bawah permukaan kulit. Biasanya, gumpalan ini akan muncul di sekitar jari kaki, dengkul, jari tangan, dan telinga. Jika tidak ditangani dengan baik, maka tophi akan semakin lama semakin membesar.
  • Kerusakan sendi. Bila penderita mengacuhkan anjuran untuk minum obat asam urat, maka bukan tidak mungkin persendiannya akan rusak permanen. Kondisi ini meningkatkan risiko cedera dan gangguan kesehatan tulang serta sendi lainnya.
  • Batu ginjal. Penumpukan kristal tidak hanya terjadi pada sendi-sendi saja. Bila asam urat tidak ditangani dengan baik, kristal tersebut bisa tertumpuk di ginjal. Hal ini akan membuat ginjal memiliki batu dan menghalangi aliran urin untuk keluar.

 

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d bloggers like this: